Perlunya Kematangan Berpikir untuk Mengambil Keputusan

Perlunya Kematangan Berpikir untuk Mengambil Keputusan


Elang Daily- 11 Agustus 2022 tepat tiga hari setelah pemutusan hubungan kerja di salah satu perusahaan distributor yang ada di kotaku. 

Ada rasa yang menjanggal di hatiku, kenapa tidak dimaksimalkan saja pekerjaan ini beberapa bulan lagi, atau bahkan sampai akhir tahun 2022 ini.

Di satu sisi, pekerjaan ini memang bukan menjadi salah satu patokan untukku berkarir lebih lama. Istilahnya jika ingin menabung untuk kehidupan kedepan, pekerjaan ini sangat cocok.

Jika ditanya apakah menyesal tidak memaksimalkan pekerjaan pasti ada, dan itu membuatku berpikir ulang, mengapa kemarin saat bekerja tidak sepenuh hati.

Ada terbesit di hatiku ingin resign, dan aku mengambil pilihan tidak akan resign sebelum pihak perusahaan yang memutuskan kontrak kerjaku. Dan ini terjadi.

Hal ini merupakan keinginanku sendiri, namun yang membuat berat hati itu adalah waktunya yang tidak tepat. Maksud hati ingin bekerja tiga bulan lagi, namun kebijakan bukan ada pada kita. Itu resmi dari pihak manajemen perusahaan yang menentukan, disamping kinerja yang tidak naik secara signifikan. 

Bullshit bekerja dengan passion itu adalah benar adanya dan itu menerpa diriku sendiri.

Seharusnya bekerja itu di samping mencari kebutuhan untuk hidup, juga sarana belajar.

Aku sadari selama bekerja niatku salah, tujuanku belum benar, dan itu aku rasakan sekarang setelah 3 hari setelah aku tidak bekerja.

Hari ini resmi sudah aku kembali menjadi seorang "jobless" itu dia bahasa sopannya untuk seorang yang kembali menganggur.

Namun, sebesar apapun kesalahan seseorang termasuk kesalahan diriku, aku masih ada sisa tabungan yang mungkin akan cukup untuk beberapa bulan kedepan. Selain untuk biaya hidup, juga untuk biaya mencari pekerjaan baru. 

Semoga keberuntungan hadir kembali pada diriku. Dengan kejadian ini, semoga aku tidak egois, hanya memikirkan diri sendiri, tidak matang dalam berfikir dan bertindak. 

Dengan ini semoga aku semakin sadar, tidak harus semua yang kamu inginkan harus tercapai. Karena kita bisa menginginkan apa saja namun tidak di semua harus terjadi.

Tetap semangat, makin menjadi pribadi yang tau prioritas, tau kebutuhan dan tau mana saja yang hanya ego dan pencitraan semata. 🙌








Comments

Popular posts from this blog

Kesepian hanyalah produk penerimaan, Nyatanya diri ini berisik dengan pikiran kita

Perjuangan Melalui Segelas Kopi

Pemberdayaan Nelayan dan Pasang Surut Kehidupan