#4 Freshgraduate : Semangat Naik-Turun

Oleh : Muhammad Sahron

https://pixabay.com/id/photos/tangga-kesuksesan-bisnis-bangkit-1269461/

Hari ini adalah hari ke-33 saya menganggur, ini bukan semua kemajuan ini adalah sebuah kemunduran dari diriku yang sesungguhnya.

Tidak mengapa, setidaknya hari ini saya meng-uply lamaran ke salah ibukota provinsi. Ini seperti basa-basi saja kelihatan atau memang demikian. Seperti menyapa seseorang yang kebetulan berada tepat berpapasan, seperti itulah kira-kira saya membuat surat lamaran. Minimal 3 kali dalam seminggu, membuatku tidak merasa bersalah kepada diri sendiri karena tidak melakukan apa-apa. Setidaknya demikianlah kira-kira maksud dari mengajukan lamaran kesana kemari.

Pernah suatu ketika aku sangat senang ketika ada email yang masuk, buru-buru aku membukanya, ternyata benar. Itu balasan dari perusahaan yang kemarin aku mengajukan lamaran.

Perlahan namun pasti, aku membaca kata demi kata balasan email tersebut. Yang pada kesimpuannya adalah melakukan “walk interview” di kantor cabang mereka. Dalam email tersebut ada rincian perjalan kelokasi interview melalui agen perjalanan mereka.

Dengan kata lain, kita melakukan perjalanan kelokasi interview menggunakan dana pribadi pada awal keberangkatan dan setelah sampai ke lokasi interview pihak perusahaan akan menggantinya. Aku yang percaya tidak percaya langsung mencari informasi di internet. Dan benar saja, ternyata pihak perusahaan resmi tidak pernah melakukan open recruitment karyawan dengan “walk interview” karena saat ini sedang pandemic. Alamat email memang sama persis dengan perusahaan, akan tetapi jika kita lebih jeli sedikit, kita akan melihat kontak person yang berbeda dengan perusahaan resmi.

 Pikiran saya langsung merespon dengan cepat. dengan pemikiran saya yang tengil waktu itu.  Saya mendowload gambar monyet sedang menjulurkan lidah kedepan. Saya balas email tersebut dengan gambar monyet tersebut. Puas rasanya sesekali mengirim hal demikian kepada para penipu freshgraduate yang malang ini. Niat mencari uang malah ingin dimodusin dengan agen perjalanan yang tidak jelas. Semoga teman-teman yang dapat email demikian tidak gampang percaya. Buka terlebih dahulu website resminya kemudian teliti secara mendalam mengenai lowongan tersebut agar kita tidak capek-capek upply website para penipu.

Pengalaman ini sudah lebih 5 kali saya alami. Mulai dari ditelpon, dengan email masuk, chat WhatsApp, dan banyak modus lainnya yang membuat semangat saya turun dan turun hampir menyentuh permukaan tanah. Hampir seminggu saya tidak mencari loker, saya hanya melakukan kegiatan tanpa arah dan terdistrak hal-hal yang tidak penting. Namun seperti kata pepatah, hanya diri kita sendiri yang mampu menyemangati diri sendiri. Dengan demikian saya mencari alasan untuk bangkit dari kondisi ini dengan cara mencari lowongan kembali. Happy loker day J.

seperti kata pepatah, “hanya diri kita sendiri yang mampu menyemangati diri sendiri”

 

 

Comments

Popular posts from this blog

Kesepian hanyalah produk penerimaan, Nyatanya diri ini berisik dengan pikiran kita

Perjuangan Melalui Segelas Kopi

Pemberdayaan Nelayan dan Pasang Surut Kehidupan