#3 Freshgraduate : menemukan Tujuan
Oleh : Muhammad Sahron
| https://pixabay.com/id/photos/eropa-bepergian-peta-dunia-koneksi-1264062/ |
Siapa yang tidak mengenal dirinya maka dia tidak mengenal tuhannya. Begitulah kira-kira perkataaan seorang filsuf. Jika ditelusuri lebih mendalam, maka benarlah apa yang dikatakan filsuf itu. Penyederhanaanya seperti ketika kita tidak mengetahui tujuan hidup kita maka sebenarnya kita tidak mengenal diri sendiri.
Bagi para freshgraduate ini merupakan PR besar yang harus
segera dipecahkan, karena jika tidak maka kehidupan serasa kosong, datar-datar
saja tanpa tantangan dan arah yang tidak jelas.
Salah satu cara menemukan tujuan hidup yaitu dengan mengikuti
seminar, kelas online, mentoring, atau bertanya/diskusi kepada senior. Saya pernah
mengikuti mentoring yang diakan oleh “Muda Community”. Pada awalnya saya diajak
oleh teman saya karena saya melihat progressnya sangat siginifikan kearah yang
lebih baik, Tanya sana sini dan akhirnya saya memutuskan untuk mengambil kelas
mentoring tersebut.
Kelas ini memiliki 10 sesi pertemuan. Pertemuan pertama
dimulai dengan perkenalan antar anggota, dan selanjutnya perkenalan oleh
pemateri, kang Muhammad Elvandi. Lulusan Al-Adzhar University dan S2-nya di
Eropa. Saya tertarik dengan materi yang akan dibawakan kang El (panggilan
beliau). Karena membahas dengan detail Visi Global Islam, kemajuan dan
kemunduran umat Islam, penyebab-penyebabnya dan tata cara mengembalikan
semangat keislaman didunia.
Keren bukan, disamping pada awalnya mengikuti kelas mentoring
untuk mengisi waktu kosong juga menambah wawasan yang belum pernah sama sekali
saya dengar oleh pemateri manapun. Orang-orang
yang mengikuti mentoring ini disebut dengan “elit circle” luar biasa
bukan ? dengan ide cemerlang dan perencanaan yang matang diarahkan untuk
menjadi kaum elit dalam intelektual dan visi Global Islam.
Disinilah aku mulai mengenal Islam secara utuh, juga mengenal
tujuan-tujuan hidupku. Apa yang membuat aku semangat melakukan sesuatu tanpa
dibayar sepersenpun, apa yang aku perjuangkan sebenarnya dan apa yang
diinginkan dunia dari kita atau lebih tepatnya kontribusi apa yang akan kita
berikan selama hidup. Namun hingga sekarang belum bisa menyusun RKU (Rencana
Kontribusi Unggulan Secara Utuh).
Dengan kita mengenal diri kita, pribadi, mengenal keluarga
secara dekat juga mengenal dunia ini terkhusus Negara tercinta. Maka kita tidak
akan bingung lagi menemukan tujuan. Selamat bereksplorasi terhadap diri
sendiri, semoga menemukan jati diri secara utuh dan mandiri.
Comments