Banyak Hal Yang Membanggakan Di Sumatera Utara
Oleh : Muhammad
Sahron
Sumatera Utara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak
pada bagian Utara pulau Sumatera.
Provinsi ini beribukota di Medan. Menjadi salah satu warga di provinsi Sumatera
Utara tentunya menjadi suatu kebanggan tersendiri. Mengapa tidak, hamparan alam yang begitu luas
ditambah lagi dengan keindahan alam yang terkandung di dalamnya membuat betah
berlama lama tinggal dan menetap.
Danau Toba misalnya, siapa yang
tidak mengenal danau yang memiliki luas 1.145 kilometer persegi yang
menjadikannya danau terluas se-Asia Tenggara dan luasnya lebih besar dari Singapura
[716 km]. Danau Toba juga merupakan tempat yang sangat cocok untuk refresing
dan mempelajari kebudayaan yang ada di danau Toba. Bisa dikatakan pergi ke
danau Toba tidak hanya ajang untuk sekedar melepas penat maupun menghabiskan
waktu liburan, namun bisa juga sebagai travelling education tentang
asal-usul dan adat istiadat yang ada di tanah Batak ini.
Air terjun Sipiso Piso juga tidak kalah indah. Terletak di desa
Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Dalam bahasa Batak, arti dari Sipiso
Piso berarti pisau. Hal tersebut menggambarkan keindahan serta ketinggian air
terjun mengalir deras kebawah seolah-olah seperti pisau menyayat udara. Air
terjun yang memiliki ketinggian 120 meter ini terdapat riak-riak air yang
mengaliri kebawah langsung menuju ke danau Toba yang dikelilingi tujuh
kabupaten sekaligus. Fenomena ini merupakan daya tarik lain bagi pengunjung
mancanegara ketika berwisata ke air terjun Sipiso Piso. Tak hanya menyajikan
fenomena panorama air terjun, melainkan hamparan hutan pinus menambah sensasi
menakjubkan dan membuat orang yang memandangnya menjadi rileks. Dengan
keberadaan air terjun Sipiso Piso, makin menambah kekayaan alam yang ada di
Sumatera Utara.
Bukan hanya keindahan alamnya saja yang membuat betah dan ingin
tetap berada di Sumatera Utara. Dari segi pendidikan terutama di tingkat
Perguruan Tinggi, salah satu universitas yang ada di Sumatera Utara masuk pada
peringkat ke-13 di seluruh Indonesia versi Kemenristekdikti. Hal ini bukan
hanya sebuah isapan jempol belaka, namun terbukti kebenarannya. Banyak para
pelajar yang berasal dari luar Sumatera Utara yang ingin melanjutkan jenjang
pendidikannya ke Perguruan Tinggi yang tersebar di Seluruh Sumatera Utara,
mulai dari USU, UNIMED, UINSU dan masih banyak lagi Universitas yang
berkualitas hingga ke IAIN Padangsidimpuan. Dari tingkat pelajar juga tidak kalah
hebatnya. Beberapa siswa dari tingkat SMU berhasil mengharumkan nama Indonesia
khususnya Provinsi Sumatera Utara. Salah satunya SMA Negeri 1 kota Tebingtinggi
yang berhasil meraih prestasi yang luarbiasa di ajang pameran Penemu Muda Dunia
atau World Young Inventors Exhibition (WYIE) yang berlangsung di Kuala Lumpur
Malaysia beberapa waktu silang. Prestasi yang diraih adalah dalam hal penemu
yoghurt, minuman yang diberi judul Yobukara (bush/ buah dari Karamunting (Melastoma
affine, Melastomataceae) atau tumbuhan liar di sekitar Danau Toba.
Tenun yang ada di Sipirok, bagian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
juga tidak kalah menarik. Karena pada acara Ngundu Mantu putri dari
Presiden Repuplik Indonesia Joko Widodo yaitu Kahiyang dengan Bobby Nasution
dan para kerabatan Presiden memakai pakaian adat khas Mandailing yang ditenun
di Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Hal Ini merupakan sebuah
kebanggan bagi warga Sumatera Utara karena kerajinan tangan dari Sipirok dipakai
oleh orang nomor satu di Indonesia dalam acara yang sangat sakral yaitu
Pernikahan.
Tenun ini tidak hanya terkenal di Indonesia, namun hingga
mancanegara. “Bahkan sejumlah kepala negara seperti mantan Presiden RI Soesilo
Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabat penting negara lainnya sudah pernah
mengenakannya,” ungkap Syahrul M. Pasaribu selaku bupati di Tapanuli Selatan
pada acara Sibolga Expo Pekan Ulos dan Tenun. Menteri Perdagangan RI Enggartiasto
Lukita juga tertarik dengan tenun dan ulos Tapanuli Selatan yang pernah
dikenakan Kahiyang. Hal tersebut dikatakan beliau saat kunjungannya ke stand
Tapanuli Selatan, usai membuka acara tersebut di Sibolga.
Tenun yang dibuat di Sipirok,Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
sangat diminati karena banyak nilai-nilai filosofi yang terkandung didalamnya seperti
singap ragam, yang merupakan garis simetris. Berbentuk segitiga sama
sisi yang mengambarkan sistem Dalihan Natolu, atau filosofi dan wawasan
sosial-budaya yang menyangkut masyarakat Batak. Ada sijobang ragam, yakni
ragam hias yang berbentuk deretan prajurit. Tidak heran jika tenunan khas dari
daerah Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara sampai mendunia.
Keadaan alam yang ada Sumatera Utara, seperti danau Toba, air
terjun Sipiso Piso maupun bentuk alam yang terkandung di dalamnya merupakan
kekayaan yang patut disyukuri. Begitu juga dengan fasilitas pendidikan yang di Sumatera Utara ikut serta mendukung
terciptanya sumber daya manusia yang
kompeten dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kebudayaan
yang melimpah di Sumatera Utara juga sangat banyak ditemukan, memiliki
nilai-nilai filosofi yang bersifat historis dan sosiologis. Dunia internasional
juga mengakui hal tersebut, dibuktikan dengan banyaknya turis mancanegara yang ingin
mengetahui sejarah yang terdapat di dalamnya. Kredebilitasnya dimata Negara
maupun Mancanegara tidak diragukan lagi.
Sebagai warga Sumatera Utara turut bangga dan bersyukur atas
limpahan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dengan kekayaan alam sepatutnya kita terus
menjaga, melestarikan, merawat, mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dan segala sesuatu yang terkandung di dalamnya.
Agar, bukan hanya warga Sumatera Utara saja yang menikmati kekayaan yang Tuhan
ciptakan ini, namun seluruh masyarat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan
masyarakat Dunia. Oleh sebab itu, dengan begitu banyak hal-hal baik yang ada di
Sumatera Utara, meningkatkan minat masyarakat Indonesia mengeskplorasi alam,
kebudayaan dan menuntut ilmu.
Oleh : Muhammad
Sahron
Sumatera Utara adalah sebuah provinsi di Indonesia yang terletak
pada bagian Utara pulau Sumatera.
Provinsi ini beribukota di Medan. Menjadi salah satu warga di provinsi Sumatera
Utara tentunya menjadi suatu kebanggan tersendiri. Mengapa tidak, hamparan alam yang begitu luas
ditambah lagi dengan keindahan alam yang terkandung di dalamnya membuat betah
berlama lama tinggal dan menetap.
Danau Toba misalnya, siapa yang
tidak mengenal danau yang memiliki luas 1.145 kilometer persegi yang
menjadikannya danau terluas se-Asia Tenggara dan luasnya lebih besar dari Singapura
[716 km]. Danau Toba juga merupakan tempat yang sangat cocok untuk refresing
dan mempelajari kebudayaan yang ada di danau Toba. Bisa dikatakan pergi ke
danau Toba tidak hanya ajang untuk sekedar melepas penat maupun menghabiskan
waktu liburan, namun bisa juga sebagai travelling education tentang
asal-usul dan adat istiadat yang ada di tanah Batak ini.
Air terjun Sipiso Piso juga tidak kalah indah. Terletak di desa
Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Dalam bahasa Batak, arti dari Sipiso
Piso berarti pisau. Hal tersebut menggambarkan keindahan serta ketinggian air
terjun mengalir deras kebawah seolah-olah seperti pisau menyayat udara. Air
terjun yang memiliki ketinggian 120 meter ini terdapat riak-riak air yang
mengaliri kebawah langsung menuju ke danau Toba yang dikelilingi tujuh
kabupaten sekaligus. Fenomena ini merupakan daya tarik lain bagi pengunjung
mancanegara ketika berwisata ke air terjun Sipiso Piso. Tak hanya menyajikan
fenomena panorama air terjun, melainkan hamparan hutan pinus menambah sensasi
menakjubkan dan membuat orang yang memandangnya menjadi rileks. Dengan
keberadaan air terjun Sipiso Piso, makin menambah kekayaan alam yang ada di
Sumatera Utara.
Bukan hanya keindahan alamnya saja yang membuat betah dan ingin
tetap berada di Sumatera Utara. Dari segi pendidikan terutama di tingkat
Perguruan Tinggi, salah satu universitas yang ada di Sumatera Utara masuk pada
peringkat ke-13 di seluruh Indonesia versi Kemenristekdikti. Hal ini bukan
hanya sebuah isapan jempol belaka, namun terbukti kebenarannya. Banyak para
pelajar yang berasal dari luar Sumatera Utara yang ingin melanjutkan jenjang
pendidikannya ke Perguruan Tinggi yang tersebar di Seluruh Sumatera Utara,
mulai dari USU, UNIMED, UINSU dan masih banyak lagi Universitas yang
berkualitas hingga ke IAIN Padangsidimpuan. Dari tingkat pelajar juga tidak kalah
hebatnya. Beberapa siswa dari tingkat SMU berhasil mengharumkan nama Indonesia
khususnya Provinsi Sumatera Utara. Salah satunya SMA Negeri 1 kota Tebingtinggi
yang berhasil meraih prestasi yang luarbiasa di ajang pameran Penemu Muda Dunia
atau World Young Inventors Exhibition (WYIE) yang berlangsung di Kuala Lumpur
Malaysia beberapa waktu silang. Prestasi yang diraih adalah dalam hal penemu
yoghurt, minuman yang diberi judul Yobukara (bush/ buah dari Karamunting (Melastoma
affine, Melastomataceae) atau tumbuhan liar di sekitar Danau Toba.
Tenun yang ada di Sipirok, bagian Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
juga tidak kalah menarik. Karena pada acara Ngundu Mantu putri dari
Presiden Repuplik Indonesia Joko Widodo yaitu Kahiyang dengan Bobby Nasution
dan para kerabatan Presiden memakai pakaian adat khas Mandailing yang ditenun
di Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Hal Ini merupakan sebuah
kebanggan bagi warga Sumatera Utara karena kerajinan tangan dari Sipirok dipakai
oleh orang nomor satu di Indonesia dalam acara yang sangat sakral yaitu
Pernikahan.
Tenun ini tidak hanya terkenal di Indonesia, namun hingga
mancanegara. “Bahkan sejumlah kepala negara seperti mantan Presiden RI Soesilo
Bambang Yudhoyono dan sejumlah pejabat penting negara lainnya sudah pernah
mengenakannya,” ungkap Syahrul M. Pasaribu selaku bupati di Tapanuli Selatan
pada acara Sibolga Expo Pekan Ulos dan Tenun. Menteri Perdagangan RI Enggartiasto
Lukita juga tertarik dengan tenun dan ulos Tapanuli Selatan yang pernah
dikenakan Kahiyang. Hal tersebut dikatakan beliau saat kunjungannya ke stand
Tapanuli Selatan, usai membuka acara tersebut di Sibolga.
Tenun yang dibuat di Sipirok,Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
sangat diminati karena banyak nilai-nilai filosofi yang terkandung didalamnya seperti
singap ragam, yang merupakan garis simetris. Berbentuk segitiga sama
sisi yang mengambarkan sistem Dalihan Natolu, atau filosofi dan wawasan
sosial-budaya yang menyangkut masyarakat Batak. Ada sijobang ragam, yakni
ragam hias yang berbentuk deretan prajurit. Tidak heran jika tenunan khas dari
daerah Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara sampai mendunia.
Keadaan alam yang ada Sumatera Utara, seperti danau Toba, air
terjun Sipiso Piso maupun bentuk alam yang terkandung di dalamnya merupakan
kekayaan yang patut disyukuri. Begitu juga dengan fasilitas pendidikan yang di Sumatera Utara ikut serta mendukung
terciptanya sumber daya manusia yang
kompeten dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kebudayaan
yang melimpah di Sumatera Utara juga sangat banyak ditemukan, memiliki
nilai-nilai filosofi yang bersifat historis dan sosiologis. Dunia internasional
juga mengakui hal tersebut, dibuktikan dengan banyaknya turis mancanegara yang ingin
mengetahui sejarah yang terdapat di dalamnya. Kredebilitasnya dimata Negara
maupun Mancanegara tidak diragukan lagi.
Sebagai warga Sumatera Utara turut bangga dan bersyukur atas
limpahan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Dengan kekayaan alam sepatutnya kita terus
menjaga, melestarikan, merawat, mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dan segala sesuatu yang terkandung di dalamnya.
Agar, bukan hanya warga Sumatera Utara saja yang menikmati kekayaan yang Tuhan
ciptakan ini, namun seluruh masyarat Indonesia dari Sabang sampai Merauke dan
masyarakat Dunia. Oleh sebab itu, dengan begitu banyak hal-hal baik yang ada di
Sumatera Utara, meningkatkan minat masyarakat Indonesia mengeskplorasi alam,
kebudayaan dan menuntut ilmu.
Comments